Categories
Umum

Pengembangan Sapi Ternak

Pengembangan Sapi Ternak

Sistem penggemukan ternak sapi di negara kita pada umumnya masih bertujuan ganda. Sebab di negara kita belum begitu banyak pengusaha yang secara khusus memproduksi anak sapi calon penggemukan. Hal ini berbeda dengan negara-negara maju seperti Eropa, Amerika dan Australia. Di sana baik usaha penggemukan ataupun untuk memproduksi anak sapi calon penggemukan merupakan usaha tersendiri, secara terpisah, seperti halnya usaha ternak ayam ras di Indonesia. Dengan demikian, di negara-negara maju hanya dikenal istilah Cattle feeder dan Feeder cattle.

Pengembangan Sapi Ternak

a. Cattle feeder

Yakni peternak yang khusus melakukan usaha penggemukan. Di sini para peternak tidak memproduksi anak sapi ataupun calon-calon sapi pengganti yang akan digemukkan. Semua sapi yang digemukkan dibeli dari peternak yang memang secara khusus memproduksi anak-anak sapi calon penggemukan (feeder cattle).

 

b. Feeder cattle

Yakni pengusaha ternak sapi yang secara khusus memproduksi anak-anak sapi calon penggemukan. Di sini pengusaha tidak membesarkan atau menggemukkan anak-anak sapi yang diproduksi sendiri, tetapi mereka sengaja mempersiapkan anak-anak sapi tersebut untuk dijual.

Hal ini berbeda dengan para pengusaha ternak sapi potong di Indonesia, di negara kita pada umumnya para peternak sapi potong masih banyak yang memproduksi anak sapi yang kemudian dipiara dan dibesarkan sampai siap untuk dijual. Walaupun di antara mereka juga masih banyak yang membeli sapi-sapi calon penggemukan (bakalan), namun calon-calon atau “bakalan” tadi bukanlah berasal dari pengusaha yang secara khusus mempersiapkan calon-calon sapi penggemukan. Memang di beberapa daerah di Indonesia telah ada peternak yang sengaja mempersiapkan calon-calon sapi penggemukan mirip dengan usaha feeder cattle. Praktik-praktik semacam ini bisa dijumpai di Madura. Di Madura sapi-sapi yang telah berumur I tahun dipersiapkan untuk dipasarkan di Jawa Timur.

Karena masyarakat peternak sapi di negara kita di samping berusaha membesarkan dan menggemukkan juga memproduksi calon-calon penggemukan, maka setiap peternak harus tahu pula cara-cara pengembangbiakan yang benar. Yang dimaksud dengan pengembangbiakan ialah mengusahakan ternak agar bisa diperoleh suatu keturunan yang lebih banyak. Pengembangbiakan yang dilakukan oleh para peternak yang sudah maju bukan sekedar memperbanyak sapi-sapi dari jumlah kecil menjadi berlipat ganda, tetapi dalam rangka pengembangbiakan ini sekaligus memuliakan ternak. Oleh sebab itu para peternak harus bisa memilih bibit-bibit sapi potong, baik calon pejantan ataupun induk yang benar-benar memenuhi persyaratan. Sehubungan dengan pengembangbiakan ini akan dijelaskan tentang: 1 ) saat dewasa kelamin dan dewasa tubuh; 2) saat perkawinan pertama; 3) tanda-tanda birahi; 4) perkawinan yang tepat pada saat birahi; 5 ) kebuntingan dan perkawinan kembali.