Categories
Umum

Pemeliharaan Alamiah Dan Buatan Dalam Usaha Ternak Sapi

Pemeliharaan Alamiah Dan Buatan Dalam Usaha Ternak Sapi

a. Pemeliharaan pedet secara alamiah pada usaha ternak sapi

Pemeliharaan alamiah dalam usaha ternak sapi adalah pemeliharaan dengan cara membiarkan pedet bersama-sama induknya, menyusu induk sekehendak pedet, tanpa ada pembatasan. Pedet bersama induk sampai dengan disapih, yakni pada saat pedet tersebut berumur 6 — 9 bulan. Pada saat itu induk dan pedet selalu bersama-sama, baik pada waktu di dalam kandang ataupun di lapangan penggembalaan. Dengan pemeliharaan alamiah ini biasanya pedet tumbuh Iebih kuat dan cepat daripada dengan cara lain. Kadang-kadang satu ekor induk bisa mengasuh 1 — 2 ekor pedet, termasuk pedet dari anaknya sendiri. Hal ini sangat tergantung produksi susunya, bisa mencukupi atau tidak.

 

b. Pemeliharaan buatan pada usaha ternak sapi

Pemeliharaan buatan dalam usaha ternak sapi adalah cara pemeliharaan yang dilakukan oleh peternak, termasuk pemberian susu whole yang jumlahnya terbatas sebagai susu pengganti. Susu bisa diberikan dengan suatu alat khusus yang disebut niple-feeders.
Jadwal pemberian susu/makanan tersebut adalah sebagai berikut:

  • Pedet menerima kolustrum langsung dari induk selama 3 — 4 hari.
  • Sesudah itu pedet diberi whole-milk selama 1 — 2 bulan, kemudian diganti susu skim, kurang lebih 3 minggu sebelum penyapihan.
  • Umur 3 minggu sudah dilatih untuk diberi makanan penguat dan hijauan.
  • Penyapihan yang terlalu dini kurang menguntungkan, terlebih-lebih di daerah tropis seperti Indonesia ini.

Salah satu sistem pemeliharaan yang baik dan berhasil adalah sangat tergantung dari penggunaan alat yang bersih dan ketelitian dalam penggunaan susu dalam jumlah dan suhu yang tepat. Pedet yang akan diberi susu lewat niple-feeders ataupun ember harus dilatih terlebih dulu agar pedet benar-benar menjadi terbiasa minum lewat alat tersebut.

Pedet yang dipelihara dengan cara ini, biasanya harus selalu tinggal di dalam kandang hingga berumur 6 bulan.